Jurnal Mantap. Komunitas Cinta Film Indonesia (KCFI) mengadakan nonton bareng film ulama pejuang singa Karawang Bekasi. Film yang menceritakan tentang perjuangan KH. Noer Ali, di GP Mal, Jalan H Joyomartono, Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur, Sabtu (17/12/2016).
Hadir dalam kesempatan ini, produser film ulama penjuang singa Karawang Bekasi, Budiarty Abiyoga, dan penulis buku sejarah Bekasi, Endra Kusnawan, yang akan mengupas tuntas tragedi dan budaya yang ada di Bekasi - Karawang.
Pantauan kami, pembukaan acara dengan tema 'Gebyar film dan Budaya' didahului dengan pertunjukan Silat betawi, sulap, serta tarian - tarian khas Betawi.
"Tujuan kita tayangkan film ulama penjuang singa Karawang Bekasi, sebagai tanda bahwa kita sangat peduli dengan budaya kita, dengan bersama - sama mengangkat kearifan lokal budaya betawi lewat film ini," kata ketua panitia acara, Riki Greget
Menurut Riki, selama ini dari sekian banyak komunitas yang berkecimpung di Kota Bekasi, dapat terhitung yang memikirkan masa depan Kota Bekasi untuk yang lebih baik. Maka dengan itu, sejak berdirinya KFCI dia berharap dapat mengupas tuntas budaya dan sejarah yang ada di Kota Bekasi.
"Kita dirikan KFCI sejak 6 bulan lalu menyisir Bekasi Raya, dan komunitas ini sudah ada di 17 provinsi yang ada di Indonesia. Pusatnya ada di Sinematek, Kuningan, Jawa Barat, merupakan pusat perfilman H. Usmar Ismail. Kita buat acara ini juga sekaligus merayakan deklarasi KFCI yang ada di Bali," tutur dia.
Dikatakan Riki, kedepan nanti KFCI akan mengadakan rutin setiap bulan dengan mengelilingi pusat - pusat keramaian yang ada di Kota Bekasi, seperti halnya kata dia, Mal dan ruang publik.
"Agar semua tau film - film sejarah yang dimiliki Kota Bekasi dan khususnya perfilm Indonesia. Agar tidak melulu mengikuti arus budaya barat, dan tidak menutup kemungkinan kita juga akan adakan nobar di daerah plosok Kota Bekasi," tandas dia.