DISDUKCAPIL Kab Bogor Jemput Bola eKTP ke Sekolah

Tue 20 Dec, 2016

DISDUKCAPIL Kab Bogor Jemput Bola eKTP ke Sekolah

Jurnal Mantap. Kepala Disdukcapil Kabupaten Bogor Oetje Subagdja menerangkan ide melibatkan pihak sekolah ini muncul karena masih banyak anak sekolah yang tak memiliki akte lahir dan e KTP.

"Kerjasama dengan pihak sekolah ini dari tingkat SD hingga SMA. Jadi siswa yang belum memiliki akte lahir maupun e KTP dapat memproses pembuatannya ke pihak sekolah," ujar Oetje Soebagdja, Selasa (20/12/2016).

Ia menambahkan, ide kerjasama pembuatan akte lahir dan e - KTP ini akan disetujui oleh Kepala Dinas Pendidikan TB. Luthfie Syam.

"Ini kan tidak hanya untuk memenuhi target Disdukcapil terkait penggunaan e - KTP. Tapi juga membantu siswa, terutama siswa yang belum memiliki akte lahir maupun e - KTP karena aksesnya jauh dari Kantor Kecamatan maupun Disdukcapil," tambahnya.

Oetje menerangkan, jumlah penduduk yang berusia 17 tahun ke atas ada hampir 3 juta jiwa. Namun yang sudah memiliki e - KTP baru 2.830.000.

"Dari jumlah 2.960.000 juta jiwa yang berusia di atas 17 tahun ini, baru 2.830.000 jiwa yang sudah memiliki e - KTP, 100.000 jiwa lainnya sudah merekam dan 30.000 sisanya belum merekam. Saya mengimbau agar masyarakat secepatnya merekam data kependudukannya di Kantor Kecamatan atau Disdukcapil," terang Oetje.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Yusni Rivai menyambut baik ide Disdukcapil yang akan menjemput bola ke sekolah - sekolah.

"Ini inovasi yang baik karena melihat luasnya wilayah Kabupaten Bogor, apalagi sekolah merupakan salah satu tempat berkumpulnya masyarakat khususnya generasi muda," kata Yusni.

Ia juga berharap, penggunaan e - KTP ini tuntas, karena besarnya jumlah penduduk juga mempengaruhi besarnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pusat.

"DPRD Kabupaten Bogor mau di awal tahun 2017 seluruh warga Kabupaten Bogor sudah memiliki e - KTP. Hingga besaran APBD, DAK dan DAU bisa lebih maksimal," pungkasnya.

Mulai dari Mana?

Pesan website startup hanya Rp 50.000,- / bln, tidak lebih mahal dari segelas kopi vietnam.

Dapatkan Cashback Promosi setiap menginformasikan kepada orang lain sampai turut serta, dan Anda mungkin tak perlu lagi membayar biaya bulanan website Anda.

SSL