Habis kikis sudah penggambaran perempuan cuma perhiasan semata, lenyaplah kinianggapan wanita “hanya” sebagai pendamping dan kerap di nomor duakan. Bangsaini telah menempatkan perempuan di posisi istimewa, yakni sebagai salah satusimbol keseimbangan dan perlindungan.
Keberhasilan suatu bangsa salah satunyaditentukan oleh perempuan. Kita (perempuan) mempunyai andil besar dalammembentuk sebuah keluarga yang bermartabat, melahirkan generasi mantap peneruspembangunan.
Lebih dari itu, sepak terjang kaum perempuantelah menorehkan tinta emas dalam buku catatan sejarah perjalanan Indonesia,kita sebut saja nama Cut Nyak Dien, R.A Kartini dan Dewi Sartika. Mereka adalahbeberapa contoh pahlawan nasional perempuan yang mengangkat harkat dan martabatbangsa dalam perjuangan fisik maupun pemikiran merebut kemerdekaan Indonesia.
Tidak berhenti sampai disana, perempuan juga banyak andil dalam pembangunan mengisi kemerdekaan dengan berada pada pos-pospenting bernegara mulai dari eksekutif, maupun legislatif baik nasional maupun lokal Kabupaten Bekasi. Kita ambil contohpada Pilkada serentak 2015 kemarin telah mencetak 35 pemimpin perempuan menjadi Gubernur/Walikota/Bupati di daerah masing-masing, luar biasa bukan?
Lantas bagaimana dengan Kabupaten Bekasi?

Neneng Hasanah Yasin Bupati Bekasi 2012-2017, Calon Bupati Bekasi 2017-2022
Kabupaten Bekasi juga dipimpin oleh Bupatiperempuan, seorang dokter bernama Hj Neneng Yasin Bupati termuda saat berumur 31 tahun, memenangkan hati masyarakat Kab Bekasi dan terpilih menjadi Kabupaten Bekasi juga dipimpin oleh Bupat iperempuan, seorang dokter bernama Hj Neneng Yasin Bupati termuda saat berumur 31 tahun, memenangkan hati masyarakat Kab Bekasi dan terpilih menjadi secara demokratis pada pilkada 2012 yang lalu.
Istri yang baik bagi suaminya Almaida Rosa Putra, Ibu tauladan untuk dua orang anaknya Fadil dan Afiya, juga pemimpin yang mantap (merakyat, tegas, peduli) bagi masyarakat Bekasi. Telah membuktikan dirinya sebagai Bupati Bekasi pada periode 2012-2017 dengan segudang penghargaan dan prestasi.
Banyak prestasi yang beliau capai, diantaranya pemanfaatan teknologi informasi. Pembangunan jaringan fiber optik sampai kepedesaan dan perumahan serta penyusunan RKPD secara online mengantarkanKabupaten Bekasi dua kali meraih penghargaan dalam bidang perencanaanpembangunan.
Sejalan lurus dengan itu semua, dua kalipenghargaan atas laporan keuangan wajar tanpa pengecualian (WTP) yang merupakan penghargaan yang di berikan oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) terhadap laporan keuangan pemerintah daerah diraih atas kerja keras seluruh aparatur pemerintahan Kabupaten Bekasi dībawah kepemimpinan NenengHasanah Yasin. Bupati Bekasi.
Beliau lah Ibu dan Pemimpin, Pang(5)LIMA-nya Masyarakat Bekasi, Sosok perempuan Asli Bekasi yang telah banyak memperlihatkan hasil kerjanya selama priode kemarin menjabat sebagai Bupati Bekasi. Meminjam kalimat Bang Dede Iswadi yang mengatakan "Dari intersubjektivitas itu diakui banyak orang akan sulit untuk berdusta, berdasarkan hasil survei kepala daerah saat ini masyarakat puas akan pembangunan karena sudah 70 persen pembangunan infrastruktur terlaksana,"
Penulis : A.Setiawati S.pd.